Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Whaff Reward Penghasil Dollar
By : UnknownWhaff Reward Penghasil Dollar
Whaff Reward Penghasil Dollar merupakan cara mendapatkan uang lewat android..
Sobat raisyashare penasaran apa itu whaff reward ?
Aplikasi ini hanya bisa digunakan di
Handphone atau tab android saja, jadi iPhone saat ini Whaff masih belum bisa digunakan.
Bagaimana caranya mendapatkan uang dengan Whaff Reward
Cara untuk mendapatkan uang dengan whaff
reward sebenarnya cukup mudah, tapi sebelumnya sobat harus menginstal
Applikasi Whaff di perangkat Android sobat
cari aja di playstore atau google store
ketik whaff reward lalu download aplikasinya
Setelah sobat download dan instal whaff di
perangkat android sobat, silahkan log-in dari pojok kanan atas anda menggunakan Facebook sobat masing - masing
Setelah berhasil log-in sobat akan diminta untuk memasukkan Invite Code, Invite Code bisa anda gunakan Code AI21268
Dengan menggunakan code tersebut balance sobat akan menerima uang sebesar 0.30$ secara otomatis.
Tapi jika sobat tidak memasukkan atau
tidak menggunakan code tersebut maka sobat raisyashare tidak akan menerima bonus tersebut,
jadi balance sobat tetap 0$.
Setelah sobat memasukkan code tersebut dan mendapatkan bonus, kini saatnya sobat mencari cara mendapatkan uang dengan download applikasi.
Premium picks.
Dipremium pick akan ada beberapa
applikasi yang bisa sobat raisyashare download dan dimainkan setiap harinya untuk
mendapatkan uang dollars. Sobat hanya perlu memainkan applikasinya
sekitar 2-5 menit setiap harinya melalui Whaff.
Dan Sobat akan mendapatkan tambahan rewards jika sobat tidak meng-uninstall applikasi tersebut selama yang ditawarkan.
Selain premium picks, silahkan download Applikasi yang ada di Whaff Picks untuk mendapatkan uang Dollars.
Invite To Share and Earn!
Silahkan invite to share and earn
teman-teman sobat raisyashare untuk mendapatkan uang dollars, sobat hanya dibatasi
untuk invite sebanyak 50 orang setiap harinya. Jadi hal ini bisa sobat
lakukan setiap hari untuk mendapatkan rewards berupa uang dollar.
Other Pick
Pada menu ini sobat raisyashare bisa melakukan beberapa task
untuk mendapatkan reward baik beruapa dollars atau poin yang akan
diakumulasikan dalam bentuk dollar ke account sobat sendiri. Task disini
bermacam-macam ada yang hanya dengan melihat iklan saja, download dan
menjalankan applikasi, mendaftar dan atau membeli barang.
Jika sobat melakukannya setiap hari, sobat
akan mendapatkan uang sebesar 1 – 2$ setiap hari. Dan jika tasknya sudah
tidak berlaku sobat bisa uninstall aplikasi-aplikasi yang tadi didownload dan tidak sobat perlukan lagi.
Uang terkumpul paling sedikit 10$ bisa withdraw ke Paypal, selain dengan paypal bisa
exchange atau menukarkan uang dengan Xbox Gift Card, Playstation
Gift Cards, Amazon Gift Cards, Google Play Gift Cards, Steam Gift Cards
dan Facebook Gift Cards.
sama-sama maen game dan aplikasi kenapa kita tidak memilih yang bisa memberi solusi cara mendapatkan uang ?
thanks ya sob atas kunjungannya,....
Makasih ya sob udah melakukan kunjungan ke halaman cara mendapatkan uang dengan Whaff Reward Penghasil Dollar.
Sadar Akan Bahaya Plastik
By : Unknown
Kita kerap menemui jajanan makanan yang dikemas dengan menggunakan
plastik. Banyak jenis plastik yang tentunya memiliki kelebihan dan
kekurangannya masing-masing. Lies Wisojodharmo, perekayasa polimer BPPT
dalam Iptek Voice edisi 16 Juli 2013 menjelaskan bahwa plastik yang
digunakan oleh para pedagang makanan pada umumnya terbuat dari bahan
dasar PVC (Plolivinil Clorida).
Pada dasarnya, plastik terbuat dari polimer, yakni satuan senyawa kimia yang merupakan perulangan dari satuan monomer yang terbuat dari hidrokarbon. Polimer sendiri memiliki banyak jenis dan tentunya dengan sifat yang juga berbeda. Ketika polimer ini ditambahkan bahan adiktif dan diolah dengan mesin injection molding atau ekstrusion akan menjadi produk yang biasanya kita sebut dengan plastik.
Kelebihan dari plastik adalah transparan, tahan air dan harganya lebih murah, hal ini merupakan alasan mengapa banyak masyarakat khususnya pedagang lebih memilih menggunakan plastik dibandingkan kaleng untuk membungkus makanan.
Masing-masing plastiik yang terbuat dari polimer berbeda-beda karena struktur kimianya pun berbeda, hal ini menyebabkan plastik-plastik tersebut memiliki sifat yang berbeda satu sama lain. Perbedaan sifat tersebut dapat dilihat dari titik leleh masing-masing plastik yang berbeda. Misalnya polietilena yang memiliki titik leleh yang tinggi, lebih dari 100°C. Oleh karena itu, plastik jenis polietilena sangat disarankan untuk membungkus makanan yang panas. Kemudian, plastik berbahan dasar PVC memiliki titik leleh yang rendah, yakni 80°C. Selain itu PVC juga mengandung bahan adiktif, maka plastik jenis ini tidak digunakan untuk makanan yang bersuhu tinggi.
Perbedaan antara plastik PVC dengan polietilena adalah PVC jika di kucek lebih berisik dan lebih transparan dibandingkan polietilin. Jenis lain yang juga dapat membahayakan kesehatan adalah stereofoam. Meskipun stereofoam terbuat dari polistirena dan memiliki titik leleh yang cukup tinggi, apabila dipakai untuk membungkus makanan berminyak, minyak tersebut dapat masuk ke dalam pori-pori stereofoam tersebut. Seterofoam juga merupakan jenis plastik yang susah untuk didaur ulang.
“Selain itu kita juga mengenal kantong kresek hitam yang umumnya digunakan oleh para pedagang. Kantong tersebut sebenarnya terbuat dari plastik yang di daur ulang, sedangkan plastik virgin atau plastik yang belum mengalami proses daur ulang masih mengkilat dan jernih dibandingkan plastik hasil daur ulang,” jelas Lies.
Pada dasarnya, plastik terbuat dari polimer, yakni satuan senyawa kimia yang merupakan perulangan dari satuan monomer yang terbuat dari hidrokarbon. Polimer sendiri memiliki banyak jenis dan tentunya dengan sifat yang juga berbeda. Ketika polimer ini ditambahkan bahan adiktif dan diolah dengan mesin injection molding atau ekstrusion akan menjadi produk yang biasanya kita sebut dengan plastik.
Kelebihan dari plastik adalah transparan, tahan air dan harganya lebih murah, hal ini merupakan alasan mengapa banyak masyarakat khususnya pedagang lebih memilih menggunakan plastik dibandingkan kaleng untuk membungkus makanan.
Masing-masing plastiik yang terbuat dari polimer berbeda-beda karena struktur kimianya pun berbeda, hal ini menyebabkan plastik-plastik tersebut memiliki sifat yang berbeda satu sama lain. Perbedaan sifat tersebut dapat dilihat dari titik leleh masing-masing plastik yang berbeda. Misalnya polietilena yang memiliki titik leleh yang tinggi, lebih dari 100°C. Oleh karena itu, plastik jenis polietilena sangat disarankan untuk membungkus makanan yang panas. Kemudian, plastik berbahan dasar PVC memiliki titik leleh yang rendah, yakni 80°C. Selain itu PVC juga mengandung bahan adiktif, maka plastik jenis ini tidak digunakan untuk makanan yang bersuhu tinggi.
Perbedaan antara plastik PVC dengan polietilena adalah PVC jika di kucek lebih berisik dan lebih transparan dibandingkan polietilin. Jenis lain yang juga dapat membahayakan kesehatan adalah stereofoam. Meskipun stereofoam terbuat dari polistirena dan memiliki titik leleh yang cukup tinggi, apabila dipakai untuk membungkus makanan berminyak, minyak tersebut dapat masuk ke dalam pori-pori stereofoam tersebut. Seterofoam juga merupakan jenis plastik yang susah untuk didaur ulang.
“Selain itu kita juga mengenal kantong kresek hitam yang umumnya digunakan oleh para pedagang. Kantong tersebut sebenarnya terbuat dari plastik yang di daur ulang, sedangkan plastik virgin atau plastik yang belum mengalami proses daur ulang masih mengkilat dan jernih dibandingkan plastik hasil daur ulang,” jelas Lies.
Lies melanjutkan, bahayanya karena plastik daur ulang itu adalah plastik
bekas yang sudah diolah dua kali atau lebih sehingga sudah terkena
proses pemanasan yang menyebabkan rantai molekulnya pun sudah tidak
bagus dan sudah putus-putus, sehingga tidak baik lagi untuk digunakan.
Peraturan dari Badan POM, kresek tidak boleh digunakan untuk membungkus
makanan langsung.
Di luar negeri sudah ada peraturan yang mengatur para produsen industri yang memproduksi plastik konvensional harus bertanggung jawab terhadap proses daur ulang plastik-plastik tersebut dengan membayar sejumlah biaya. Sementara di Indonesia sebenarnya peraturan tersebut sudah ada, tetapi pelaksanaannya belum berjalan dengan baik.
“Buat konsumen harus lebih hati-hati, lebih baik kita memperhatikan walaupun masih jarang tetapi itu suatu keharusan untuk memperhatikan bagian belakang kemasan plastik, ada tanda terbuat dari apa dan ingat PVC jangan digunakan untuk temperature panas,” saran Lies. Ia juga menambahkan, “Bagi produsen atau industri dihimbau untuk pengemas makanan agar menggunakan yang food grade karena memang sudah ada SNI-nya,” tutupnya.
Di luar negeri sudah ada peraturan yang mengatur para produsen industri yang memproduksi plastik konvensional harus bertanggung jawab terhadap proses daur ulang plastik-plastik tersebut dengan membayar sejumlah biaya. Sementara di Indonesia sebenarnya peraturan tersebut sudah ada, tetapi pelaksanaannya belum berjalan dengan baik.
“Buat konsumen harus lebih hati-hati, lebih baik kita memperhatikan walaupun masih jarang tetapi itu suatu keharusan untuk memperhatikan bagian belakang kemasan plastik, ada tanda terbuat dari apa dan ingat PVC jangan digunakan untuk temperature panas,” saran Lies. Ia juga menambahkan, “Bagi produsen atau industri dihimbau untuk pengemas makanan agar menggunakan yang food grade karena memang sudah ada SNI-nya,” tutupnya.
sumber : riset dan teknologi


